More than just a word

Anything, Everything, and All the Things..

Dilema

1 Comment

kadang dalam hidup, adakalanya kau dihadapkan pada suatu pilihan di mana kau harus memilih salh satu dan mengorbankan yang lain. walaupun keduanya merupakan suatu hal yang sangat penting bagimu.

seperti hari ini, aku akan menceritakan kegalauan yang kuhadapi tadi malam.

saat itu sekitar pukul 12.30 dini hari, aku terbangun dari lelapku. seperti biasa, hal pertama yang aku lakukan saat membuka mata adalah mengecek hape. entah sekedar melihat jam atau melihat apakah ada sms atau panggilan tak terjawab untukku.
saat itu ada tiga sms, yang mana salah satunya merupakan sms dari pihak Ganesha Operation yang memberitahu bahwa akan ada tes pada hari Jum’at, 2 Maret 2012. oh, ya, beberapa hari sebelumnya aku telah mengirim lamaran untuk posisi sebagai staf pengajar di tempat tersebut.
setelah membaca pesan singkat tersebut, hatiku langsung bimbang dan dilema. karena pada jam yang sama, aku beserta kelompok teman-teman pplk akan mendatangi SMPN xxx (mungkin ga perlu gw sebut namanya), tempat di mana kami akan melakukan program pengalaman lapangan kependidikan (PPLK) untuk menyepakati jadwal mengajar.
saat itu aku bingung, mana yang harus kupilih antara mengikuti tes atau pplk. keduanya sangat penting bagiku dan sama-sama menyangkut masa depan. segera ku sms beberapa teman, yang saat itu pastinya sedang terlelap. setelah beberapa pertimbangan dan saran dari seorang teman, aku pun membalas pesan dari pihak GO untuk meminta keringan agar tes nya jam 3 saja. dan aku melanjutkan tidurku yang tertunda sekitar pukul 4 dini hari.

singkat cerita, pagi tadi aku berangkat ke kampus untuk menghadiri seminar proposal para seniorku. sudah terjadwal dalam otakku bahwa hari ini, sehabis seminar aku beserta yulia dan nurul akan langsung meluncur ke pandeglang. setelah pertemuan dengan pihak sekolah selesai, aku akan meluncur kembali ke serang untuk mengikuti tes. tapi semua tak berjalan semulus rencana. ketua kami memberitahu untuk kumpul terlebih di kampus pukul 12.30 sebelum berangkat. akhirnya, aku dan kedua temanku memutuskan untuk shalat di kosan salah satu teman kami. dan sekitar pukul 13.00 kami pun berangkat dan akhirnya, aku harus mengorbankan tes di GO karena waktunya tidak memungkinkan untukku menjalani keduanya.

dan begitulah, kesempatan yang mungkin tidak datang dua kali itu akhirnya harus kulepas begitu saja. yah, mungkin belum rejeki.

Author: keiria

A mother

One thought on “Dilema

What's Your Opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s