More than just a word

Anything, Everything, and All the Things..

*sigh*

Leave a comment

kedua mata ini terasa panas dan sedikit perih.
setelah sekitar enam puluh menit yang lalu tak henti mengucurkan air mata selama enam puluh menit pula.
biarlah…
tak perlu mereka tau tentang air mata yang telah kubuang percuma.
tak perlu pula mereka tau alasannya.
biarkan saja aku dan Pencipta ku yang tau.

hati ini terasa sesak.
sesak… seperti ketika kau berada di ruang sempit namun banyak manusia di sana.
dan untuk ini, mereka pun tak perlu tau…
karena mereka memang tak peduli.

ahhh…
aku letih..
aku ingin bersandar..
namun ternyata tempat sandaranku kini tak lagi seperti dulu.
ia tak mampu menegakkan punggung ku, meredakan rasa penatku.

harus kupahami, bahwa semua telah berubah dan tak lagi sama.

Author: keiria

A mother

What's Your Opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s