More than just a word

Anything, Everything, and All the Things..


Leave a comment

My Birthday

tadi malam, tanpa disangka-sangka, kekasihku datang ke rumah sambil membawa ku ulang tahun dengan lilin berbentuk angka 21 di atasnya. dia menyanyikan lahu ulang tahun untukku.

rasanya surprised banget. kaget. dan ga tau harus gimana. ga nyangka aja dia bisa seperti itu. hehe.. aku pikir dia ga akan melakukan hal seperti itu. satu yang disesalkan, yaitu ga foto2. ga sempet. saking bingung nya.

aku juga dapat kado baju long dress. bagus sih. lucu. tapi masih belum pede untuk makenya. hehe.. style aku kan ga seperti itu.

 

pokoknya, aku ngerasa seneng banget… 🙂

makasih buat sayangku.. 🙂


Leave a comment

*sigh*

kedua mata ini terasa panas dan sedikit perih.
setelah sekitar enam puluh menit yang lalu tak henti mengucurkan air mata selama enam puluh menit pula.
biarlah…
tak perlu mereka tau tentang air mata yang telah kubuang percuma.
tak perlu pula mereka tau alasannya.
biarkan saja aku dan Pencipta ku yang tau.

hati ini terasa sesak.
sesak… seperti ketika kau berada di ruang sempit namun banyak manusia di sana.
dan untuk ini, mereka pun tak perlu tau…
karena mereka memang tak peduli.

ahhh…
aku letih..
aku ingin bersandar..
namun ternyata tempat sandaranku kini tak lagi seperti dulu.
ia tak mampu menegakkan punggung ku, meredakan rasa penatku.

harus kupahami, bahwa semua telah berubah dan tak lagi sama.


Leave a comment >

yeaaaaaahhh..

i’m back now!! 😀

kemarin-kemarin aku ga bisa ngeblog dikarenakan koneksi internet yang ga support banget. ga konek terus. dan sekarang gw dapet sinyal 3g doooong… hehehe… jujur aja, baru kali ini aku dapet sinyal sekenceng ini. paling banter juga dapet edge. kebayang dong gimana sabarnya aku selama ini? :p

udahan dulu lah.. aku nya mau kerjain tugas dulu buat dikumpulin besok nih..


1 Comment

Dilema

kadang dalam hidup, adakalanya kau dihadapkan pada suatu pilihan di mana kau harus memilih salh satu dan mengorbankan yang lain. walaupun keduanya merupakan suatu hal yang sangat penting bagimu.

seperti hari ini, aku akan menceritakan kegalauan yang kuhadapi tadi malam.

saat itu sekitar pukul 12.30 dini hari, aku terbangun dari lelapku. seperti biasa, hal pertama yang aku lakukan saat membuka mata adalah mengecek hape. entah sekedar melihat jam atau melihat apakah ada sms atau panggilan tak terjawab untukku.
saat itu ada tiga sms, yang mana salah satunya merupakan sms dari pihak Ganesha Operation yang memberitahu bahwa akan ada tes pada hari Jum’at, 2 Maret 2012. oh, ya, beberapa hari sebelumnya aku telah mengirim lamaran untuk posisi sebagai staf pengajar di tempat tersebut.
setelah membaca pesan singkat tersebut, hatiku langsung bimbang dan dilema. karena pada jam yang sama, aku beserta kelompok teman-teman pplk akan mendatangi SMPN xxx (mungkin ga perlu gw sebut namanya), tempat di mana kami akan melakukan program pengalaman lapangan kependidikan (PPLK) untuk menyepakati jadwal mengajar.
saat itu aku bingung, mana yang harus kupilih antara mengikuti tes atau pplk. keduanya sangat penting bagiku dan sama-sama menyangkut masa depan. segera ku sms beberapa teman, yang saat itu pastinya sedang terlelap. setelah beberapa pertimbangan dan saran dari seorang teman, aku pun membalas pesan dari pihak GO untuk meminta keringan agar tes nya jam 3 saja. dan aku melanjutkan tidurku yang tertunda sekitar pukul 4 dini hari.

singkat cerita, pagi tadi aku berangkat ke kampus untuk menghadiri seminar proposal para seniorku. sudah terjadwal dalam otakku bahwa hari ini, sehabis seminar aku beserta yulia dan nurul akan langsung meluncur ke pandeglang. setelah pertemuan dengan pihak sekolah selesai, aku akan meluncur kembali ke serang untuk mengikuti tes. tapi semua tak berjalan semulus rencana. ketua kami memberitahu untuk kumpul terlebih di kampus pukul 12.30 sebelum berangkat. akhirnya, aku dan kedua temanku memutuskan untuk shalat di kosan salah satu teman kami. dan sekitar pukul 13.00 kami pun berangkat dan akhirnya, aku harus mengorbankan tes di GO karena waktunya tidak memungkinkan untukku menjalani keduanya.

dan begitulah, kesempatan yang mungkin tidak datang dua kali itu akhirnya harus kulepas begitu saja. yah, mungkin belum rejeki.